Jangan pernah memberi lagi untuk
pengemis. Kita tau jika pemerintah telah kewalahan mengatasinya. Kini giliran
kita!!! Seribu dari anda maka 6 juta/bulan untuk mereka. Beri mereka hati, boleh
jadi besok kita kehilangan jantung..
Sekarang kita mau menyalahkan siapa
ketika begitu banyak pengemis yang telah menganggu kenyamanan ini, terutama
diasaat waktu-waktu yang kita lewati di warung kopi terutama di daerah kita
yaitu banda aceh.
Nah, sekarang kita menyalahkan
pemerintah yang tidak memfasilitasi pengemis hingga mereka megganggu ketertiban
mulai dari simpang jalan sampai tempat duduk minum kita. Jika di tanjau kembali
apaka benar pemerintah tidak fokus terhadap pengemis-pengemis ini?
Disini saya tidak menggunakan data
akurat dari pemerintah atau sebagainya. Tapi, saya hanya menggunakan logika.. mari
sama-sama kita berfikir. Pernah bukan anda mendengar penggusuran para pengemis
hingga ada yang telanjang karna di angkut ke mobil, ada yang di karantina, ada
juga yang di fasilitasi dengan usaha. Yang intinya disini pemerintah telah
melakukan beberapa cara untuk menertipkan mereka. Apa sekarang kita masih
berbicara untuk saling menyalahkan?
Yang cukup
memperihatinkannya dimana animo masyarakat khusunya orang-orang yang
membicarakan tentang pengemis tak berfikir secara logika yang lebih mendalam
tentang hal ini. Artinya tidak ada yang sadar apa yang sedang dilakukan, boleh
jadi mereka mengira dengan memberikan sedikit kecukupannya telah membantu
orang-orang yang tidak mampu, boleh jadi juga mereka mengira telah menjadi
superman atau betman yang telah menjadi pahlawan.
Jika boleh saya logikakan lagi dimana
gaji dari PNS sekarang rata-rata berkisar 1,9 juta/bulan. Dan anda tau berapa
pendapatan mereka jika kita logikakan, dalam 24 jam katakanlah meraka beroprasi
12 jam, dalam 1 jam nya mungkin saja mereka telah medatangi 6 warkop, dalam 1
warkop boleh jadi mereka mendapat kan 5 ribu minimalnya. Coba kita kalikan sekarang
5 x 6(warkop) = 30, 30 x 12(jam) = 360,
360 x 30(hari) =10.800.000. mungkin ini
yang kita kasihani selama ini..
Tolong di kaji lagi
kawan-kawan.. Bukankah kita sedang membuat bom waktu? yang kian lama akan membuat kota kita penuh dengan orang-orang yang menganggap
dirinya orang yang terbaik, yang telah membudidayakan orang-orang untuk
termotivasi hanya dengan meminta-minta.
Sampai kapan kita terus
berbicara dan saling menyalahkan? Sampai kapan kita menyalahkan pelayan
masyarakat? Sampai kapan kita menyalahkan mereka yang mengemis? Bukan kah yang
patut disalahkan adalah orang-orang yang menjadi superman dan betman yang terus
merakit BOM WAKTU!!!!
BOMM!!!