Kamis, 31 Desember 2015

Mungkin ini tentang kita..

Bila saja aku tahu hari itu adalah hari di pertemmukannya aku dengan dia, maka ak bukan orang yg lari untuk menatap dua mata indahnya.

Andai aku bisa tak percaya bagaimanaa sifat baiknya kala itu, Maka kurasa sekarang aku bukan orang yg sedang mencari-cari omongan untuk berbicara bersamanya.

Jika saja dia bisa seperti wanita jahat di sore itu, dengan tatapan tajam dan mata di penuhi dendam, mungkin aku tinggal memalingkan wajah darinya.

kalau saja dia tidak membutuhkan sebagian waktu dalam hidupku aku telah lebih dulu melepas semua keegoisan ku untuknya.

Dan Misal saja dia bukan wanita terangun dalam hidup ku, kenpa hati ini tidak berdenyut lebih kencang, kenpa lutut ku tidak seperti alat elektronik bergetarnya, dan kenapa sampai mulut ku pun lupa apa pesan yg di kirim dari alam bawah sadar..

Namun jika saja aku diberi kesempatan untuk berbohong. Langsung ku katakan padanya aku benci dia. Sangat benci dia ada dalam hidup ku. Mungkin begitu..


Rabu, 02 Desember 2015

Senyumin aja..

Gak tau bilang sma manusia-manusia yang sok kenal, belum bicara udah komen.. Haha keren..

Ada waktunya duduk manis diam dan senyumin aja, mereka gak pernah tau apa masalah yg kita tau, mereka gak pernah tau apa yg udh kita rasa, lucu..

Ada yg mau tenar karna kehebatan orang, ada yg mau hebat bukan dengan kehebatannya.. Ah enatahlah.

Kadang tanggung jawab cuma jadi beban untuk nentuin harga diri yg udh di skenariokan oleh orang2 hebat. Yang lebih lucu lagi ketika punya sedikit harga diri yg di pandang, malah kita di kasih tanggung jawab yg alih alih untuk kita juga nantinya. Nantinya di bicarakan dari belakang.

Semua bilang benci orang bermuka dua, tapi... Sebenarnya semakin banyak muka semakin kuat ilmu diplomatis yang di miliki, karna percayalah orang orang hebat perlu banyak topeng untuk menjabat, perlu banyak senyum untuk bersahabat..

Senyumin aja 😊